Thursday, April 18, 2013

Antioksidan Itu Penting Untuk Menjaga Kesehatan !

Antioksidan Itu Penting Untuk Menjaga Kesehatan !
Antioksidan Menangkal Radikal Bebas
Antioksidan adalah segala bentuk substansi yang pada kadar rendah secara bermakna dapat mencegah atau memperlambat proses oksidasi (proses di mana terjadi pengurangan jumlah electron dalam reaksi kimia). Kondisi oksidasi dapat menyebabkan kerusakan protein dan DNA, kanker, penuaan, dan penyakit lainnya.
Ada dua factor yang sangat berperan dalam proses penuaan, yaitu factor internal dan eksternal. Faktor internal berasal dari dalam tubuh sendiri seperti bertambahnya umur, genetic, rasial, dan hormonal. Faktor internal ini sangat sulit dicegah, karena akan terbentuk secara alami. Sementara factor eksternal (berasal dari luar) yang menyebabkan penuaan dini adalah sinar ultra violet, polusi, dan udara kering.

Seiring dengan bertambahnya umur, kondisi tubuh akan menjadi tua dan menyebabkan terjadinya penurunan produksi zat antioksidan dalam tubuh. Dengan demikian, tubuh akan kekurangan tenaga, sering sakit-sakitan, terkena stroke, bahkan terjadi pergeseran pembuluh darah dan penyakit lainnya. Pada umur 40-an, produksi antioksidan dalam tubuh hanya 50 persen dan pada umur 60-70-an akan turun menjadi 5-10 persen. Untuk itu asupan antioksidan dari luar sangat dibutuhkan.

Antioksidan merupakan senyawa penting dalam menjaga kesehatan tubuh, karena berfungsi sebagai penangkap radikal bebas yang banyak terbentuk dalam tubuh. Radikal bebas adalah spesies yang tidak stabil karena memiliki elektron yang tidak berpasangan dan mencari pasangan elektron dalam makromolekul biologi.  Tubuh manusia menghasilkan senyawa antioksidan, tetapi tidak cukup kuat untuk berkompetisi dengan radikal bebas yang dihasilkan setiap hari oleh tubuh sendiri.  Kekurangan antioksidan dalam tubuh membutuhkan asupan dari luar.

Peran Antioksidan dalam kesehatan
Tubuh dikatakan berfungsi secara normal bila pernafasan berlangsung dengan baik dan beraktifitas fisik dilakukan secara normal. Kebiasaan hidup, seperti merokok dapat menghasilkan senyawa-senyawa radikal bebas yang tidak diinginkan dalam tubuh dan akan menyerang sel-sel tubuh yang sehat. Sel-sel sehat menjadi lemah, tubuh akan mudah terkena penyakit-penyakit tidak diinginkan seperti gangguan jantung dan kanker.
Antioksidan seperti vitamin, E dan karotenoid (beta-karoten, likopen, dan lutein) mempunyai peran yang cukup penting dalam membantu pencegahan kerusakan sel-sel sehat akibat adanya radikal bebas tersebut. Bila mulai menerapkan pola hidup sehat akan sangat membantu tubuh dalam mengurangi resiko keracunan akibat radikal bebas (stress oksidatif). Banyak mengkonsumsi buah dan sayuran sangat dianjurkan untuk mencukupi asupan antioksidan dari luar.

Sumber: Obatpropolis.com

Baca juga artikel berikut:

Antioksidan VS Radikal Bebas

HDI PROPOELIX Untuk Terapi Suportif Revolusioner Demam Berdarah Dengue (DBD)

HDI PROPOELIX Untuk Terapi Suportif Revolusioner Demam Berdarah Dengue (DBD)

Apa itu Demam Berdarah Dengue ?
Demam Berdarah Dengue (DBD) menurunkan sistem tubuh dengan “menipu” sistem kekebalan tubuh dan kemudian membawa virus Dengue yang menginfeksi sel-sel lain dalam tubuh. Penyakit ini ditandai oleh demam tinggi mendadak, nyeri berat pada kepala, nyeri dibelakang mata, nyeri otot dan sendi. Pada kasus-kasus yang berat, DBD menyebabkan peradarahan sehingga berakibat kematian. Di Indonesia, ratusan ribu orang terjangkit setiap tahunnya. Dan, ribuan orang sudah meninggal karena penyakit ini.

Tidak ada obat!
Hingga saat ini, tidak ada obat atau vaksin untuk DBD. Usaha mengeliminasi DBD di seluruh dunia sebatas berfokus pada pemberantasan sumber penyakit DBD dan terapi-terapi suportif.

Terobosan baru !
Riset yang sudah dilakukan selama 8 tahun dengan dukungan para ilmuwan dari universitas dan laboratorium dari berbagai negara ini membuahkan hasil sebuah produk propolis ekstrak dengan manfaat yang lebih efektif, lebih terjaga kandungan nutrisinya, serta lebih mudah dan cepat diserap oleh tubuh: HDI PROPOELIX.

HDI PROPOELIX terbukti efektif sebagai terapi suportif atau terapi tambahan untuk Demam Berdarah Dengue (DBD) yang didapatkan dari uji klinis pada penderita DBD di Rumah Sakit Persahabatan.

Sistem Kekebalan Tubuh Maksimal
HDI PROPOELIX mempunyai sifat sebagai anti-inflamasi, anti bakteri, anti virus, anti jamur, immunomodulatory, menurunkan tekanan darah, antimikroba, memiliki antioksidan yang tinggi, dan mengandung CAPE (Caffeid Acid Phenethyl Ester) tinggi.

Sifat-sifat yang terkandung di dalam HDI PROPOELIX sangat bermanfaat untuk membantu penyembuhan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh lemahnya sistem kekebalan tubuh seperti Diabetes, Kanker, Alzheimer, Stroke, Parkinson, Penyakit Jantung Koroner, serta penyakit serius lainnya, seperti TBC, DBD, HIV/AIDS, dan Hepatitis.

Hampir semua serangan penyakit degeneratif disebabkan melemahnya respon sistem imun sehingga tubuh mudah terinfeksi virus dari luar. Penyakit degeneratif kini tidak lagi didominasi oleh usia lanjut, di mana sel-sel tubuh mereka tidak lagi berfungsi sempurna, melainkan menjadi penyakit yang berisiko pada semua orang. Jumlahnya semakin meningkat dewasa ini.

Penyakit degeneratif mampu menyerang setiap orang dalam rentang waktu yang cepat sehingga keberadaan penyakit degeneratif ini sangat perlu diwaspadai.

HDI PROPOELIX mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melawan penyakit degeneratif. Bahan baku HDI PROPOELIX merupakan bahan baku pilihan yang diolah dengan teknologi tinggi dan terdepan. HDI PROPOELIX memaksimalkan sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh tidak mudah diserang oleh penyakit dan andaikan sakit, dengan mengkonsumsi HDI PROPOELIX , maka tubuh akan lebih cepat pulih.

Kandungan CAPE (Caffeid Acid Penethyl Ester) yang tinggi
HDI PROPOELIX memiliki kandungan CAPE (Caffeid Acid Penethyl Ester), yaitu senyawa yang mampu menghambat peradangan (anti-inflamasi). Efek Ethanolic Extract Propolis (EEP) terhadap inflamasi kronis telah dibuktikan dalam penelitian.

Super Blend
HDI PROPOELIX merupakan kombinasi propolis yang berasal dari berbagai belahan dunia yang disebut Super Blend. Bahan ini ketika melewati proses CMCE akan menghasilkan suatu ekstrak yang konsisten dan efektif.

Teknologi CMCE
Proses unik dari ekstraksi HDI PROPOELIX dinamakan TeknologiContinuous Multi-Stage Countercurrent Extraction” (CMCE). Teknologi ini mampu membuang semua substansi yang tidak berguna untuk tubuh dan mempertahankan secara optimal zat yang berguna pada propolis, yaitu bioflavonoid, polifenol, asam fenolat ester, dan flavon. Semua zat yang dihasilkan tersebut larut dalam air.

Sumber Antioksidan Tertinggi!
HDI PROPOELIX memiliki kandungan antioksidan yang tertinggi di dunia. Kandungan antioksidan dalam HDI PROPOELIX mewakili kebutuhan akan buah dan sayuran yang juga mengandung antioksidan.  Tingginya kandungan antikoksidan pada HDI PROPOELIX ini membantu mencegah penyakit-penyakit degeneratif.
  • Antioksidan berperan menghentikan atau meminimalkan kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Tingkat Pengukuran Antioksidan dikenal sebagai ORAC (Oxygen Radical Absorbance Capacity). HDI PROPOELIX mempunyai nilai ORAC hingga 21.921 yang berarti memiliki kandungan antioksidan 913 kali lebih banyak dari nilai antioksidan buah jeruk yang hanya memiliki nilai 24.
Paparan sinar matahari, asap rokok, alkohol, dan polusi mengakibatkan radikal bebas. Pola hidup yang tidak sehat, stress, kurang tidur, dan sering mengkonsumsi makanan cepat saji juga berperan besar menghasilkan radikal bebas. Proses radikal tersebut merusak sel, DNA, dan zat-zat kimia dalam tubuh sehingga mengakibatkan penuaan dini serta berbagai penyakit serius.

Available at: Obatpropolis.com

Baca juga artikel berikut:

Friday, March 22, 2013

Propolis Sejuta Manfaat

Propolis - Sejuta Manfaat Dari Enzim Lebah
Propolis merupakan zat yang dihasilkan lebah yang fungsinya di alam sebagai pelindung sarang lebah dari serangan bakteri. Namun, tidak hanya bermanfaat bagi lebah, propolis ternyata juga mambawa banyak manfaat bagi manusia.

I Made Artika, dosen jurusan Biokimia FMIPA, IPB, menjelaskan propolis merupakan senyawa kimia alami berupa resin yang dihasilkan lebah. Secara alami, propolis digunakan untuk membangun sarang lebah sekaligus untuk mensterilkan sarang dari mikroba seperti bakteri.

Propolis digunakan untuk merekatkan dan menambal sarang lebah yang bocor sehingga melindungi sarang dari gangguan luar. “Cara lebah menghasilkan propolis yaitu dengan mengumpulkan makanan dari berbagai pucuk-pucuk tanaman di sekitar lebah tinggal. Pucuk itu ia kunyah dan bercampur dengan enzim di dalam tubuh lebah dan ia keluarkan lagi untuk digunakan di sarang,” terangnya.

Jenis senyawa kimia propolis sangat beragam hingga mencapai 300 jenis. Untuk meneliti jenis senyawa kimia ini digunakan teknik GCMS (gas chromatograph nass spectroscopy). Setelah diteliti, ternyata di dalam propolis terkandung zat besi, vitamin B kompleks, provitamin A, vitamin C, vitamin E, asam amino, mineral, terpena, dan bermacam bioflavonoid. Dari ratusan senyawa kimia ini, yang populer adalah bioflavonoid dan terpena serta turunannya. Bioflavonoid ini memiliki sifat antioksidan dan juga antibakteri.

Pertemuan peneliti dan ahli perlebahan dunia di 2007 menyimpulkan ada 79 manfaat propolis bagi kesehatan, antara lain untuk penyembuhan asma, bronkhitis, hipertensi, asam urat, rematik, kanker, tumor, dan jantung. Propolis juga mencegah proses infeksi virus, jamur, dan parasit lainnya ke dalam tubuh manusia.

Pertemuan itu juga menyebutkan bahwa satu tetes bioflavonoid setara dengan bioflavonoid yang terdapat di 500 buah jeruk. Selain itu, propolis mengandung asam cafeic acid phenetyl esther yang berperan membasmi sel kanker. Cara asam tersebut membunuh sel kanker adalah dengan menekan DNA-RNA virus tanpa merusak sel-sel lain di luar sel kanker.

Dr Bent Havsteen dari University of Kiel, Jerman, pada 1987 menemukan fungsi rutin dari propolis di dalam tubuh, yaitu merangsang tubuh menghasilkan imunitas (kekebalan), menguatkan dinding sel, menguatkan dinding pembuluh darah, serta melembutkan saluran darah sehingga pembuluh darah lebih kenyal.

Para peneliti juga menyimpulkan propolis tidak beracun seperti obat dari bahan kimia, namun akan menimbulkan efek tidak baik bagi orang yang memang sejak lahir sudah alergi terhadap lebah dan produk yang dihasilkan lebah. Banyak sekali khasiat baiknya ya! wan / L-2

Available at: Obatpropolis.com

Uji Klinis Propoelix - Propolis Ekstrak

ROCHSISMANDOKO, EPPY, DIANA P., SYAFIQ A.* UTAMI S** H.AZNAN LELO., BAGUS SB***

*SMF Penyakit Dalam RSUP Persahabatan Jakarta
**Unit Epidemiologi Klinik Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM, 
***Advisor 

Abstrak
Propolis, suatu senyawa yang diperoleh dari aktivitas lebah telah lama diketahui mempunyai efek antioksidan, antiinflamasi, antiviral, antimitogenik, antikarsinogen, dan efek imunomodulator, sehingga diduga dapat berperan dalam terapi suportif Demam Berdarah Dengue (DBD). Belum ada penelitian yang membuktikan keefektifan propolis sebagai terapi tambahan pada pasien DBD.

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas  propoelix yang merupakan ekstrak dari propolis  sebagai terapi tambahan untuk memperbaiki parameter laboratorium, kondisi klinis, dan menurunkan lama perawatan pasien demam berdarah dengue (DBD).

Penelitian ini merupakan uji klinis dengan desain randomized control trial. Sebagai materi penelitian adalah propoelix kapsul 100 mg terhadap dua kelompok penelitian, yaitu kelompok plasebo dan propoelix 100 mg. Jumlah subjek penelitian 106 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian dilakukan di SMF Penyakit Dalam RS Persahabatan, Jakarta, selama empat bulan, dari Desember 2009 sampai Maret 2010. Pemeriksaan serial hematologi rutin dan pengamatan klinis dilaku­k­a­n selama 4 hari. Analisis statistik bivariat dengan uji t tidak berpasangan dilakukan untuk menguji perbedaan antarvariabel dan uji lain  yang sesuai untuk penelitian ini.

Hasilnya, kedua kelompok menunjukkan perbaikan secara klinis, tetapi secara statistik didapatkan perbedaan bermakna perubahan trombosit dari baseline setelah hari kedua (p=0,013) dan hari ketiga (p=0,000) antara kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen. Pada kelompok eksperimen ter­dapat perubahan yang bermakna pada semua pengamatan variabel penelitian. Terdapat perbedaan bermakna lama perawatan antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen (p=0,002). Kelompok eksperime­n lebih singkat hari perawatannya.

Kesimpulannya, terapi tambahan propoelix yang merupakan ekstrak dari propolis efektif memperbaik­i parameter laboratorium, kondisi klinis, dan menurunkan lama perawatan pasien demam berdarah dengue.
(Rochsismandoko dkk., Medika 2013, Tahun ke XXXIX, No. 2, p. 103–111)
Sumber: Medika 2013, Jurnal Kedokteran Indonesia, No. 2 Tahun ke XXXIX – Februari 2013

Available at: Obatpropolis.com

Baca juga artikel berikut:




Propolis Persembahan Dari Lebah

Mengenal Propolis - Persembahan dari lebah
Propolis berasal dari bahasa Yunani yang secara umum berarti pertahanan kota. Propolis merupakan campuran zat resin (getah) yang dikumpulkan oleh lebah madu dari pohon buds, getah mengalir, atau sumber botani lainnya. Lebah menggunakan propolis sebagai sealant untuk ruang terbuka atau celah yang tidak diinginkan dalam sarang lebah. Propolis digunakan untuk celah kecil (sekitar 6,35 millimeters (0,3 in) atau kurang), sementara ruang yang lebih besar biasanya diisi dengan me-lilininya. Warna propolis berbeda-beda, tergantung pada sumber botani, yang paling umum adalah coklat gelap. Propolis itu lengket (sticky) di atas suhu kamar. Pada temperatur rendah menjadi keras dan sangat rapuh.

Selama berabad-abad, peternak lebah menganggap bahwa lebah menambal sarangnya dengan propolis untuk melindungi koloni dari unsur-unsur, seperti terpaan hujan dan musim dingin . Namun, abad ke-20 penelitian telah menunjukkan bahwa lebah tidak hanya mampu bertahan, namun juga berkembang pesat, dengan meningkatkan ventilasi selama bulan-bulan dalam musim dingin.

Bagi Lebah, Propolis diyakini memiliki manfaat sebagai berikut:
1. memperkuat stabilitas struktural dari sarang lebah
2. mengurangi getaran
3. membuat sarang lebah lebih terlindungi dengan menambal celah masuk.
4. mencegah penyakit dan parasit yang masuk sarang lebah
5. mencegah pembusukan di sarang lebah. Lebah biasanya membawa limbah keluar dari sarang lebah. Namun jika cicak atau tikus kecil, misalnya masuk ke dalam sarang lebah dan mati di sana, lebah tidak dapat membawanya keluar dari sarang lebah. Dalam hal ini, lebah akan berusaha membungkus bangkai tersebut dengan propolis, membuatnya menjadi mumi sehingga tidak berbau dan tidak berbahaya.

Komposisi Propolis
Komposisi propolis akan berbeda pada setiap sarang , satu tempat dengan tempat lain, dan dari musim ke musim. Biasanya propolis berwarna coklat gelap, namun dapat ditemukan bercorak warna hijau, merah, hitam dan putih, tergantung pada sumber-sumber damar /resin yang ditemukan di wilayah tertentu sarang lebah tersebut.

Propolis yang dikumpulkan lebah dari getah pohon poplar kaya akan flavonoids. Secara tipical propolis dari daerah utara memiliki sekitar 50 konstituen, terutama balsams (50%), waxes (30%), esensial oil (10%), dan pollen (5%).

Di beberapa wilayah Chili, propolis mengandung viscidone, sebuah terpene dari pohon semak Baccharis . Dan di Brazil, baru-baru ini telah berhasil diisolasi naphthoquinone epoxide dari propolis merah, dan asam-asam prenylated (prenylated acids) seperti asam 4-hydroxy-3 ,5-diprenyl cinnamic acid telah didokumentasikan. Analisis terhadap propolis dari Henan, Cina, menemukan sinapic acid, isoferulic acid, caffeic acid, dan chrysin, yang mana tiga senyawa yang disebutkan pertama tadi menunjukan kemampuan anti-bacterial.

Kandungan propolis jelas sangat bergantung dari sumber yang digunakan oleh setiap sarang lebah. Hal inilah yang bertanggung jawab terhadap banyak dan beragamnya klaim sehubungan dengan kandungan medisnya, dan kesulitannya dalam mereplikasi study ilmiah sebelumnya untuk meneliti/menyelidiki klaim-klaim tersebut. Bahkan sample propolis yang diambil dari satu sarangpun dapat berbeda, sehingga untuk melakukan control secara klinis menjadi sulit.

Penggunaan secara Medis
Propolis umumnya dipasarkan oleh toko-toko makanan kesehatan (health food stores) sebagai suatu obat tradisional (traditional medicine). Para praktisi pengobatan alam menggunakan propolis untuk bantuan pada berbagai kondisi, termasuk inflamasi (peradangan), penyakit karena virus (viral deaseases), ulcers, juga luka bakar dangkal.

Propolis juga diyakini untuk meningkatkan kesehatan jantung, memperkuat sistem kekebalan dan mengurangi risiko katarak. Para peternak lebah dulu menganjurkan sedikit propolis disimpan di dalam mulut sebagai obat untuk sakit tenggorokan. Propolis lozenges dan propolis tinctures dapat dibeli di banyak negara. Meskipun propolis telah diklaim untuk digunakan dalam merawat allergi, propolis dapat menyebabkan reaksi alergi parah jika pengguna adalah sensitif terhadap produk lebah atau lebah.
Beberapa klaim kini sedang diinvestigasi secara klinis dan beberapa studi diterbitkan dalam literature Biomedis. Oleh karena komposisi kimia propolis sangat bervariasi tergantung pada musim, spesies lebah dan lokasi geografis, kita harus berhati-hati sebagaimana hasilnya yang masih diteliti (seperti di atas).

Sebagai antimicrobial
Tergantung dengan komposisi, propolis mampu menunjukkan sebagai bahan antibiotik dan anti jamur (antifungal) yang kuat.

Sebagai emmolient
Studi juga menunjukkan bahwa propolis mampu cecara efektif dalam merawat kulit luka bakar.

Sebagai immunomodulator / Pembentuk Kekebalan Tubuh
Propolis juga menunjukan efek immunomodulator / membentuk kekebalan tubuh .

Sebagai dental anti-plaque agent / anti-plaq pada gigi
Propolis telah menjadi subjek penelitian kedokteran gigi baru-baru ini, karena ada beberapa bukti bahwa propolis mampu secara aktive melindungi terhadap caries gigi dan bentuk-bentuk lain dari penyakit mulut, karena kandungan antimicrobial-nya. Propolis juga efektif digunakan untuk mengobati sariawan (canker sores)

Sebagai anti-tumor growth agent
Penggunaan propolis dalam menghambat pertumbuhan tumor telah diteliti pada tikus di Jepang.

Sumber: Obatpropolis.com

Baca juga artikel berikut:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...